Bupati Zukri menginstruksikan seluruh OPD untuk mematangkan persiapan peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Kabupaten Pelalawan, yang diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang berkesinambungan bagi masyarakat.
“Kegiatan ini harus dilaksanakan secara matang dan meriah, karena kegiatan ini akan menjadi tradisi baru, dan sesungguhnya kegiatan ini adalah untuk masyarakat, kita Pemerintah Daerah hanya memfasilitasi saja, karena itu semua hal yang terkecil sekalipun harus dipersiapkan dengan matang.” sebut Bupati.
Pada akhir rapat, Bupati mengimbau seluruh OPD, Camat, Lurah, dan elemen masyarakat untuk menyebarluaskan informasi peringatan Tahun Baru Islam. Partisipasi dan kehadiran masyarakat umum sangat diharapkan untuk memeriahkan peringatan tahun baru Hijriah ini.
Untuk diketahui bersama, tradisi Tahun Baru Islam di Kabupaten Pelalawan, khususnya yang dipusatkan di ibu kota kabupaten (Pangkalan Kerinci), diperingati secara meriah melalui perpaduan kegiatan keagamaan dan pesta rakyat. Peringatan ini diselenggarakan langsung oleh pemerintah daerah dan terbuka luas untuk partisipasi seluruh lapisan masyarakat.
Rangkaian tradisi dan kegiatan utama yang rutin digelar meliputi:
Sholat Berjamaah dan Doa Bersama: Acara dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati Pelalawan, diawali dengan Sholat Maghrib dan Isya berjamaah serta dilanjutkan dengan doa akhir dan awal tahun.]
Pemukulan Beduk: Menjadi simbol pergantian tahun Hijriyah yang dilakukan bersama-sama oleh pemuka agama dan pejabat pemerintah setempat.]
Pawai Obor: Ribuan masyarakat biasanya ikut serta memeriahkan pawai obor yang berjalan dari Lapangan Kreatif menuju kawasan Tugu Bono.
Bakar Ikan Bersama: Salah satu tradisi yang paling ditunggu-tunggu adalah acara membakar ikan massal secara gratis di sekitar kawasan Tugu Bono. Masyarakat yang hadir biasanya dibagikan kupon untuk menikmati hidangan tersebut bersama warga lainnya.***
Sumber Berita: mediacenter pelalawan / web.pelalawankab.go.id
Views: 1,190