Zulkifli Syukur: Riau Harus Maju tanpa Kehilangan Jati Diri Melayu

Pekanbaru, RiauChannel.Com – Majelis zikir bertema “Setahun Maklumat Perjuangan Mewujudkan Daerah Istimewa Riau (DIR)” menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat Melayu sekaligus menguatkan semangat menjaga marwah negeri.

Dalam kegiatan yang digelar di Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Rabu (20/05/2026) malam, Asisten I Setdaprov Riau Zulkifli Syukur menegaskan bahwa kemajuan Riau harus berjalan seiring dengan tetap hidupnya budaya dan adab Melayu.

Melansir dari laman riau.go.id, Zulkifli Syukur mengatakan, majelis zikir menjadi ruang mempererat persatuan masyarakat Melayu khususnya Riau dalam memperjuangkan masa depan negeri. Dalam memperjuangkan masa depan negeri itu pula, ia ingatkan untuk tidak kehilangan identitas budaya Melayu di dalamnya.

“Acara ini merapatkan saf persaudaraan bagi perjalanan negeri Melayu yang kita cintai bersama. Setahun berlalu sejak perjuangan ini digaungkan,” ujar Zulkifli Syukur.

Ia menegaskan bahwa perjuangan masyarakat Riau lahir dari rasa cinta terhadap sejarah, budaya, dan jati diri Melayu. Selain itu, perjuangan tersebut juga ditujukan demi masa depan generasi penerus di Bumi Lancang Kuning.

“Kita  mencintai masyarakat Melayu Riau terhadap marwah negeri. Semangat ini adalah sesuatu yang baik, cinta pada sejarah, budaya, jati diri, dan kepada masa depan anak cucu provinsi ini,” katanya.

Zulkifli juga menyampaikan penghormatan kepada LAMR dan para tokoh masyarakat yang terus menjaga nilai budaya Melayu. Ia menilai semangat perjuangan yang dibangun selama ini hadir dengan cara yang bermartabat dan penuh keteduhan.

Menurutnya, masyarakat Riau selama ini menunjukkan sikap santun dalam menyampaikan harapan dan aspirasi. Ia menilai perjuangan yang dibangun dengan doa, adab, dan kebersamaan menjadi kekuatan utama masyarakat Melayu.

“Masyarakat Riau santun dalam menyampaikan harapan. Tidak dengan kebencian dan perpecahan, tetapi dengan doa, adab baik, dan kebersamaan. Ini adalah kekuatan yang sesungguhnya,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Melalui Edukasi Digital, Meutya Hafid Ajak Publik Lawan Cyberbullying Anak

Zulkifli berharap semangat perjuangan tersebut dapat menjadi energi positif untuk membangun Riau ke depan. Ia menekankan pentingnya memajukan daerah tanpa kehilangan identitas budaya Melayu yang menjadi ciri khas negeri.

“Yang penting bukan hanya apa yang diperjuangkan, tetapi bagaimana masa depan menjadi lebih baik. Bagaimana anak Melayu memperoleh kehidupan yang baik, ekonomi berkembang, serta adab budaya tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” jelasnya.***

Komentar